Jumat, 03 April 2009

demokrasi Islam???

Dalam kaca mata pejuang demokrasi, demokratisasi merupakan suatu keharusan dalam mengentas otoritarisme dan krisis yang melanda suatu negara. Bahkan ia dianggap sebagai langkah untuk menggapai kemajuan suatu bangsa. Setelah kita melihat fakta sekarang ini apakah benar demokrasi bisa meningkatkman kemajuan bangsa??? Jawabanya nothing!!!! Ok kalian bisa melihat fakta-fakta penerapan demokrasi??? renungkan sobbat!!!!!
Demokrasi tidak lepas dari pahamnya KEDAULATAN DI TANGAN RAKYAT DAN RAKYAT SEBAGAI SUMBER KEKUASAAN. Nah lho kalau sudah paham ini yang diagung-agungkan Mr.Demokrasi, sama nggak dengan Islam.

Perbedaan Islam (I) dengan (D) Demokrasi
Kedaulatan: (I) Islam memandang bahwa kedaulatan berada di tangan Tuhan, karena yang berhak membuat hukum hanyalah Allah. (D) Mr. demokrasi memandang bahwa rakyatlah yang berhak membuat hukum, hal ini adalah bathil.

Kekuasaan:(I) Dalam pandangan Islam kekuasaan di tangan umma, dalam artian umat yang mengangkat pemimpin, yang bertugas melaksanakan aturan dari Allah bukan aturan yang dibuat oleh manusia seperti dalam Demokrasi. (D) Rakyat sebagai sumber kekuasaan, penguasa terpilih bertugas u/ menjalankan peraturan yang dibuat oleh rakyat, bukan penguasa

Hak Asasi Manusia: (I) Islam memberikan kebebasan kepada umat asal tidak melanggar syari’at. (D) Dalam demokrasi kita tahu bahwa hak asasi manusia merupakan hak yang paling diagungkan,dimana kebebasan menjadi raja meskipun bertentangan dengan hukum Allah.

Pengambilan Keputusan: (I) Dalam Islam musyawarah bukanlah segala-galanya dalam cara pengambilan keputusan, sebab ada hal-hal yang tidak dapat dikompromikan.(D) Dalam demokrasi sesuatu meskipun sudah ada hukum yang pasti tetap saja ada alasan untuk mengkompromikan. Kita ambil contoh yang sederhana pacaran dalam Islam!!! Yo sapa yang ngerasa nic. He…jangan marah, pi ni kenyataan lho!!!

Ok kita sebagai mahasiswa Islam, belajar Islam, di kampus Islam sudah seharusnya menjadikan Islam Way Of Life dalam setiap kehidupan dan bukan sistem yang lain. Kita tidak boleh sombong karena kita hanyalah makhluk ciptaanNya………..renungkanlah wahai Agent Of Change

By: asyfaul_ce_1924@yahoo.com/. Shyfa 03191856110/ Komunikasi

demokrasi sampai mati???


Don’t Say Demokrasi Sampai MatI

Assalamualaikum Sobat AMDISI,,,

PasTinya kangenkan ma edisi AMDISI yang semakin GREGETIN ja, BUT jangan salah qT Te2p peduli ma generasi Islam lho!!! Yuk qTa flashback ma opini qTa bulan ini yang paTinya Teman-Teman ingaT n Tambah sadar apa iTu ISLAM VS DEMOKRASI kan!!!

 Sejarah udah ngebukTikan klo pakD’mokrasi bukan dari Islam, so pasTi Tau donk??,,,
jelas-jelas berTenTangan dengan Islam!!! asal muasalnya ja dari mbak Yun he,he, maksudnye Yunani Gitu loh, Tapi banyak sTaTemenT yang dijadikan alasan kaTenye Demokrasi one SoluTion,Tapi anehnya mereka Tu orang Islam Sendiri,,, moga ja za mereka segera sadar bahwa Demokrasi hanya sunTikan penjajahan pada pemikiran QT yang membius QT.
 Klo lagi mikir, ngerasain n ngeliaT fakta yang ada karena ulah PakDe mokrasi, bikin QT mumeT, Demokrasi itu mahal lho!!! for example biaya poliTik ato kampanye-kampanye yang ada kayaknya ga’ da uang za..ga NYAHUT jeck n buanyak lagi contoh yang laen klo disebuT saTu per saTu ga bakalan muat GuesT. Yang ikuT kajian n ngikuTin opini2 qTa pasTi paham
 Truz qTa udah bisa ngebedain n ngebongkar abiz ideologi Demokrasi, Demokrasi dalam Islam GA ADA. Bagaimana Islam n Demokrasi memandang TenTang KEDAULATAn, KEKUASAAn, HAM, n Pengambilan KepuTusan. Beda…kan!!! Ya… iyalah beda,,, so qTa bisa mikir n berTindak. Hidup adalah pilihan. Trus Terang aje ye qTa lagi gencar Kampanye Syariah Islam nech,, mereka ja semangaT memperjuangkan sesuaTu yang bukan Dari Islam masak qTa kalah.
Okey saaTnya qTa ambil Tindakan Bahwa ISLAM is Problem Solving,,, mana sich yang ga di aTur Islam, dari yang Terkecil-simple sampe yang beraT n komplek, pengaTuran masalah public kaya bidang ekonomi,pendidikan, pergaulan, perTahanan n keamanan, poliTik luar n dalam negeri semuanya kompliT dalam ISLAM. Seharusnya qTa bangga bahwa jaTi diri qTa ISLAM akan TeTapi, karena kesombongan menjadikan sebagian besar kaum Muslim ga mau diaTur dengan Aturan Islam yang jelas-jelas dari SANG MAHA PENGATUR- aL MUDZABBIR yakni ALLAH Azzawajala.
So kasian bangeT dech kalo Temen2 qTA, saudara2 qTA, sahabaT qTA bahkan qTA sendiri jadi korban pakde mokrasi,BRING ISLAM BACK DECH.Yuk,,,! qTa bukTikan cinTa qTa n kasih sayang qTA dengan dakwah Islam…. Dari pada maTi karena pakDe mokrasi, selayaknya qTa maTi karena ALLAH, PASTINYA qTa diminTai pertanggung jawaban selama qTa hidup di dunia ini. qTa harus bangun,,, qTa harus lantang suarakan Islam, bahwa :
ISLAM IS THE BEST AND ISLAM sebagai PROBLEM SOLVING
Thank your attention, Wassalamualaikum



By: hanny_psi/ smt VI 085731163150

pesta demokrasi

Akhir- akhir ini dadaku sering terasa sesak, kepalaku pening, badanku menggigil. Aku khawatir ada gejala penyakit yang berbahaya, akhirnya aku putuskan untuk periksa ke klinik kampus. Eh…malah Bu dokter bilang aku sehat-sehat aja. So, aku keluar dari klinik dengan tangan hampa dan penuh tanya. Tapi aku ga’ boleh nyerah, aku akan berusaha untuk cari penyebab penyakitku ini sekaligus obatnya. Aku akan belajar jadi dokter untuk diriku sendiri sebelum aku jadi dokter untuk orang-orang di sekitarku. Yuk…bantu aku cari penyebab penyakitku.

Dari klinik, aku langsung menuju fakultas dakwah A. Sambil nunggu jam kuliah masuk, aku baca koran jawa pos yang di pasang di mading, belum semua terbaca tiba-tiba penyakitku kambuh lagi. Begitu juga waktu aku menuju fak. Dakwah B dan melihat koran surya halaman muka. Hal yang sama, ketika aku mendengar berita BBC, mendengar pembicaraan masyarakat, melihat TVOne, rasanya pengen pingsan. Akhirnya aku tersadar, ternyata

PESTA DEMOKRASI TELAH TIBA

Atmosfer kampanye kian panas, televisi, radio, media cetak makin banyak menayangkan iklan politik, berbagai janji diumbar. Ada lagi yang membuatku tercengang waktu baca tabloit kesayanganku (Media Umat edisi 8), berikut cuplikannya:

.....”Demokrasi memang mahal,” kata Rizal Mallarangeng. Hanya mereka yang memiliki modal cukup yang bisa berperan. Sementara yang uangnya cekak harus minggir dari percaturan. Namanya saja pesta demokrasi. Pesta butuh uang. Apalagi untuk duduk di singgasana Senayan. Wajar bila seorang caleg DPR RI harus menyediakan dana minimal Rp 400 juta. Bisa dihitung barapa total pengeluaran caleg yang tercatat saat ini sebanyak 11.868 orang untuk DPR. Nilainya sekitar Rp 4,727 trilyun. Jangan kaget dulu, itu belum termasuk pengeluaran caleg dari 471 DPRD kabupaten/kota dan 33 DPRD provinsi. Yang jumlah calegnya mencapai puluhan ribu orang. Anda bisa memperkirakan sendiri besarnya. Ada yang memperkirakan jumlahnya bisa sampai 50 trilyun. Wow ...ini baru untuk caleg, belum untuk pemilihan presiden/wakil presiden berbeda lagi.....

Truss... dari mana dana sebesar itu??? Masihkah qita memimpikan kesejahteraan di bawah sistem demokrasi??? Temukan jawaban selengkapnya hanya....di Media Umat edisi 8.(ya... itung-itung sambil promosi, tapi suer beli MU ga’ bakal nyesel)
Anehnya, waktu baca media inilah penyakitku ga’ kambuh cz di sini ada obat penawarnya. Ternyata, aku terserang penyakit trauma jadi korban sistem demokrasi. He..he..he..


By: Maf’ula/ Manajemen Dakwah/ 085655200860/ mustaniir_mf_1953@yahoo.co.id

Sabtu, 07 Maret 2009

profil AMDISI

A. Dasar Pemikiran
AMDISI adalah Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang berada di Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. AMDISI merupakan salah satu lembaga yang di bentuk oleh mahasiswa Fakultas Dakwah dari berbagai jurusan yang mempunyai keinginan yang sama yaitu menumbuhkembangkan jiwa-jiwa mahasiswa yang berorientasi pada dakwah Islam dan prestasi. Berbagai kegiatan AMDISI dimaksudkan untuk melakukan pembinaan dan penyadaran akan kewajiban dan pentingnya menjadikan Islam sebagai way of life. Dengan demikian, sudah selayaknya mahasiswa khususnya yang berada di Fakultas Dakwah, tercetak menjadi seorang pengemban dakwah Islam yang berkualitas dan mampu menentukan keadaan masyarakat di masa depan.
Sebagai lembaga yang baru berdiri, AMDISI sedang mengupayakan dapat bekerja sama dengan civitas akademika Fakultas Dakwah dalam mewujudkan tujuan tersebut. Selain itu, untuk mengoptimalkan gerak dakwah kampus, AMDISI juga bekerja sama dengan LDK-LDK lain yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Nasional. BKLDK ini merupakan salah satu bentuk koordinasi dakwah kampus yang berfungsi sebagai sarana bagi terciptanya gerak dakwah yang teratur, terpadu, dan kompak menuju terwujudnya kembali kehidupan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Mahasiswa merupakan aset terbesar sebagai agen perubah yang akan melanjutkan kepemimpinan suatu bangsa. Di sisi lain, dunia mahasiswa bukanlah dunia yang statis dengan berbagai arah dinamikanya. Di dalamnya mahasiswa akan senantiasa mencari warna untuk mendapatkan nama tersendiri dalam jenjang kehidupan berikutnya. Maka, tidak jarang kita mendapati perilaku dan cara berfikir mahasiswa yang beraneka ragam.
Namun, akan menjadi suatu keprihatinan yang mendalam tatkala aset terbesar ini salah dalam mencari dan mengambil warna. Apalagi sebagai mahasiswa muslim khususnya yang berada di Fakultas Dakwah, sudah seharusnya menjadi generasi Islam yang nantinya akan terjun di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan pembinaan dan dakwah. Maka, sungguh ironis apabila mahasiswa Islam enggan berbicara tentang Islam. Bahkan, perilaku dan cara berfikirnya bertentangan dengan Islam. Kondisi inilah yang saat ini mendominasi mahasiswa muslim. Mereka banyak tertipu oleh gemerlapnya dunia ini jika dibandingkan dengan yang sadar tentang keberadaan mereka di dunia.
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka AMDISI akan berusaha dan berjuang untuk mempertahankan nilai-nilai Islam serta menjadi wahana untuk menyebarluaskan ide-ide Islam sebagai aturan hidup dan meluruskan ide-ide yang menyesatkan khususnya di lingkungan Fakultas Dakwah.

B. Visi
Terbentuknya mahasiswa yang berkepribadian Islam yakni memiliki pola pikir dan pola sikap yang Islami.

C. Misi
• Melakukan pembinaan secara intensif terhadap mahasiswa untuk membentuk kader intelektual berkepribadian Islam serta penguasaan tsaqofah dan mafahim Islam yang tinggi.
• Melaksanakan dakwah sesuai metode Rosulullah SAW.
• Mendorong peningkatan gerak dakwah dengan menyebarluaskan opini umum tentang Islam serta menjalin dan mempererat tali ukhuwah Islamiyah.
• Memperkuat pengaruh dengan memperluas jaringan dakwah melalui forum-forum lembaga dakwah kampus.

D. Tujuan
Membentuk kader pengemban dakwah bersyakhshiyah Islam yang tangguh dan mampu melakukan perubahan demi kemuliaan Islam.

E. Agenda Kegiatan
1. Kajian Intensif Keislaman
2. Diskusi Aktual
3. Sila Ukhuwah
4. Propaganda tempel opini
5. Seminar, Talk Show, Bincang Santai
6. Kerja sama dengan BKLDK
 
Kami tunggu peran aktif anda !!!
Call Center : Maf’ula 085655200860